Komisi III : Pelabuhan di Sulut Banyak yang Mubazir

Komisi III : Pelabuhan di Sulut Banyak yang Mubazir

MANADO – Selain membahas masalah taxi gelap,dalam hearing yang di gelar Komisi III DPRD Sulut, dengan Dishubkominfo Sulut, Jumat (13/02/2015) pekan lalu, juga membahas soal fungsi dan operasional pelabuhan yang ada di Sulut.

Dalam pandangan Komisi III bahwa banyak pelabuhan di Sulut, yang boleh dibilang mubazir dan hampir lumpuh. Sebagai contoh pelabuhan Bitung yang sudah di ragukan oleh pemerintah pusat tentang kesiapan lokal, pelabuhan Amurang yang hampir mubazir karena rute Amurang-Balikpapan hampir lumpuh total.

Padahal bila dioptimalkan rute Amurang- Balikpapan, akan banyak keuntungan yang di peroleh yakni hasil bumi Sulut, bisa di pasok ke Balikpapan yang merupakan salah satu konsumen hasil bumi tertinggi di Indonesia. Satu lagi, pelabuhan Likupang yang sampai sekarang tidak kunjung selesei karena masalah air bersih.

Kadishubkominfo Sulut, Ir.p Joy Oroh, saat ditemui wartawan menjelaskan secara detil bahwa di tahun 2015 ini, pelabuhan yang ada di Sulut sudah eksis dan beroperasi dengan optimal.

“Kami tegaskan bahwa di tahun 2015 ini,pelabuhan di Sulut, sudah eksis dan sudah berfungsi dengan baik. Pelabuhan Bitung sudah jadi perhatian pemerintah pusat melalui Menhub. Dan Bpk Gubernur sudah ada pembicaraan dengan Menhub di Jakarta.Sedangkan pelabuhan Amurang, sudah ada 2 kapal ferry rute Amurang, Boroko, Balikpapan,yaitu kapal Tarusi yg sudah mulai jalan bulan ini.Begitu pula rute2-rute baru jugs sudah di buka yakni rute Amurang, Pandan Arun, Sangihe, Marore. Semua itu menunjukkan bahwa pelabuhan di Sulut sudah berfungsi dgn baik di tahun 2015 ini,” tegas Oroh. (tr-5)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply